Career Life Review

Lima atau enam bulan? Otak verbalku memburuk, bahkan untuk sekadar menghitung berapa lama aku kerja membuatku bingung sendiri. Yang pasti aku mulai bekerja September tahun lalu dan total sudah setahun lebih aku terjun di dunia kerja, tapi rasanya sudah belasan tahun berlangsung. Rutinitas, stuck, dan jenuh. Apa yang terjadi? Aku perlu mereview diriku, ada banyak kekurangan yang makin buruk dan mempengaruhi kinerjaku. I have to do something.

1. TERBURU-BURU

Sifat burukku nomor satu. Aku selalu ingin hasil cepat dan instan, karenanya aku kurang menghargai proses. Nampaknya aku perlu berlatih kesabaran dan ketekunan, mengurangi permainan yang membutuhkan kecepatan. Embroidery? Pointilsm?

2. TIDAK TELITI

Imbas dari sifat burukku yang pertama. Karena suka terburu-buru, ada beberapa detil yang akhirnya terlewatkan. Detil yang nampakya kecil tapi bagaimanapun aku melupakannya. Solusinya? Aku mengingatkan diriku, aku perlu waktu lebih untuk meneliti ulang. Slow down. Periksa sekali lagi, lebih pelan dan hati-hati, konsentrasi penuh pada apa yang dikerjakan saat ini, stop multitasking.

3. SOK TAHU/NARROW MINDED

Oke, ini memalukan dan menyebalkan untuk kuakui. Aku selalu merasa pikiranku cukup terbuka dan objektif melihat berbagai sudut pandang di sekitarku. Ternyata tidak. Aku menganggap diriku pintar dan merasa beberapa orang di sekitarku tidak cukup paham/cerdas/selevel denganku dalam menghadapi suatu masalah. Ditambah sifat individualisku (serta standarku yang cukup tinggi), aku cenderung meremehkan, menganggap mereka tidak akan mengerti (well, nyatanya sebagian besar memang begitu sih) serta asyik bekerja dan meyelesaikan semuanya sendiri. Bukankah ini juga salah satu indikasi pemikiranku yang sempit? Kondisi ini makin sempurna dengan pembawaanku yang introvert, pemalu, dan pendiam. Manusia gua post modern.

Masih sulit bagiku untuk percaya dengan makhluk macam manusia, sedikitpun aku tidak ingin membagi duniaku pada mereka. Aku masih belum tahu bagaimana solusi permasalahan satu ini, tapi apabila tidak segera disikapi, akibatnya akan merajalela.

Talk more? Bisa juga. Kelihatannya solusi ini juga baik untuk perkembangan otak verbalku. Pertanyaan berikutnya : ke siapa dan apa yang dibicarakan?

4. TIDAK KREATIF

Ini imbas yang kutakutkan dari poin di atas, gejala yang makin sering nampak. Entah kecenderungan diri yang semakin malas, pemikiran sempit, terlalu nyaman di zona ini atau kombinasi semuanya, aku merasa sangat kurang dalam hal ‘create’. Oke, aku cukup baik dalam hal menata, menyusun komposisi, terbukti dari kiprah karirku selama ini sebagai fotografer dan layouter (bukan berarti hidup, pikiran, dan emosiku tertata dengan baik haha). Aku sangat kurang dalam menciptakan sesuatu, kuakui ini bukan hal yang mudah. Aku merasa ada satu (atau lebih?) missing link di otakku, link yang menghubungkan satu ide abstrak menjadi wujud nyata, link yang menjembatani solusi dengan permasalahan. Apa yang harus kulakukan? Melatih otak? Ya, itu penting. Metodenya? I’ll find that.

5. TIDAK BERANI

Ini salah satu hasil dari gabungan sifat pemalu + realistis + too much thinking + sok tahu/narrow minded berkepanjangan. Dalam hal tertentu mungkin aku cenderung berpikiran pendek, nyatanya aku masih berada dalam batas aman yang kutentukan. Aku memikirkan segala kemungkinan buruk yang terjadi dan menjauhkan diri darinya. Mungkin ini jugalah yang membuatku tidak kreatif, karena aku tidak berani mencoba dan dibebani oleh kemungkinan-kemungkinan itu. Takut untuk gagal, takut akan menjadi sia-sia. Mindset ini juga perlu diperbaiki.

(to be continue)

Advertisements

One thought on “Career Life Review

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s