is it a sin to be an introvert?

Introverts

aku pernah membayangkan bagaimana kematianku, bagaimana kelak orang akan mengenangku. well, aku sama sekali bukan orang ceriwis yang bercerita ke sana kemari, pusat keramaian, penghidup suasana, apapun itu. aku orang yang serius, kaku, pendiam, dengan pikiran liar yang tak terbatas tapi tak sepatah kata pun akan keluar di hadapan orang asing. hanya orang-orang terdekatku yang menganggapku gila, ekspresif, bodoh, konyol, ceroboh, dan berpikiran pendek.

mungkin ada atau tidak adanya diriku tidak akan berpengaruh banyak terhadap orang-orang di sekitarku. hanya sedikit dari mereka yang tahu kehidupanku dan sisanya akan kukubur bersama kematianku nantinya. apa yang bisa diingat dari orang serius, kaku, yang asyik dengan dunianya sendiri?

pertanyaan berikutnya : apakah introvert-extrovert menjadi tolok ukur seseorang akan diingat atau tidak? ternyata tidak. bagiku, seseorang akan diingat berdasarkan besar kontribusinya kepada masyarakat. terlepas kamu membagi/menyembunyikan duniamu, apakah yang sudah atau akan kamu berikan ke orang sekitarmu?

so the answer is… it’s not a sin to be an introvert. you have your own world (sounds egoistic haha), but don’t forget the outside too.

credit pic : pinterest

want to know more? read this : http://www.helium.com/items/1363245-understanding-introversion

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s