Memaafkan

05_tumblr_lacdehosyr1qzfme7o1_500

(sumber gambar : tumblr)

Tadi habis gantri sprei tempat tidur dan membereskan meja belajar, kemudian aku menemukan catatan-catatan lama jaman aku SMA kelas 2. Rasanya sudah puluhan tahun lamanya, aku membaca karyaku sendiri dan terheran-heran. Ini salah satunya :

 

 

Maafkan matahari tidak bersinar

Langit mengajak pesiar

Maafkan bintang pemenuh harapan

Bulan menyajikan jamuan

Maafkan hujan atas terpaannya

Awan tak bisa menahan air matanya

Jangan membenci burung yang bebas

Jangan iri pada sayap mereka yang mengebas

Jangan rintangi angin, dengarkan tangisannya

Atau angin hanya akan melewatimu

Maafkan badai yang tak bermaksud menyiksa

Tak tahan menunjukkan pesonanya

Maafkan bumi yang tidak hentinya berputar

Jangan membenci matahari

Karena terlalu terik membakar

Hidup tak dimaksud menimbulkan lara

Bunga mekar karena curah hujan mendera

Badai akan datang dan akan pergi

Matahari yang bersinar menumbuhkan rumput lagi

Angin tidak bisa menahan sengat

Bintang malam hari menerangi langit pekat

Maafkan dunia tempat penghidupan

Damailah kita semua jika memaafkan

 

 

 

Ada beberapa poin yang aneh, tapi bahasanya menyiratkan kepolosan. Inilah aku yang dulu. Otakku yang masih belum kocar kacir seperti sekarang. Aku yang sekarang ini bahkan tidak bisa membuat satu kalimat pun yang mendayu-dayu seperti itu.

 

P.S. akan kuuplot catatan-catatan lainnya 😛 (gimana TAnya???)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s